Program Studi Sarjana Terapan (D-IV) Teknologi Jaringan Sekolah Vokasi – Universitas Gadjah Mada berdiri sejak tahun 2013. Hal ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pasar kerja di bidang Teknologi Informasi (TI) baik di dalam negeri maupun luar negeri sangat terbuka lebar bagi para profesional. Persiapan memasuki arus perdagangan bebas di kawasan Asia Tengara atau dikenal dengan Free Trade Area (AFTA) yang akan dimulai tahun 2015. Seiring dengan program Depkominfo “Indonesia Connected 2012” dengan menghubungkan 80% atau 27 propinsi di Indonesia sehingga pemanfaatan TI khususnya oleh pemerintah dalam mengelola e-government akan semakin nyata. Kemudian target selanjutnya 2014 sebagai Indonesia Informative, 2015 sebagai Indonesia Broadband, dan 2018 sebagai Indonesia Digital. Dalam kasus pengelolaan e-government di daerah diperlukan 11 orang untuk mengelola 14 layanan, sehingga kebutuhan tenaga kerja di bidang TI untuk mengelola seluruh instansi pemerintah adalah 5.489 orang. Pada layanan kemersial untuk mendukung layanan e-education, e-bussiness, e-health, dan lainnya yang dikelola pihak swasta jika diperkirakan satu media menggunakan 21 tenaga TI, maka dibutuhkan sekitar 40.341 orang. Teknologi jaringan merupakan pilar utama suksesnya penerapan TI. Sehingga penguatan di bidang Teknologi Jaringan menjadi suatu keharusan.
Program Studi Sarjana Te rapan (D-IV) Teknologi Jaringan Sekolah Vokasi – Universitas Gadjah Mada berdiri sejak tahun 2013. Hal ini dilata...
Langganan:
Postingan (Atom)


Follow Us
Were this world an endless plain, and by sailing eastward we could for ever reach new distances